| |
Rubrik |
Statistik |
Visitors : 189508 visitors
Hits : 12761 hits
Month : 1487 users
Today : 87 users
Online : 6
users |
Login Program Guru |
Lupa
password? Masukkan user ID anda di form berikut dan klik KIRIM
password langsung kami kirim ke email anda. Saat ini juga!
Gabung Milis |
Anda
Dapat bergabung di milis ALAM-GHAIB untuk
bertukar pikiran serta menambah wawasan Supranatural, Pengobatan Alternatif, Ilmu Ghaib,
Daya Linuwih, Tenaga Dalam. Dapatkan beberapa ilmu gratis dgn bergabung
|
|
|
 |
|
PERHATIAN ADANYA DUKUN BERKEDOK
AGAMA DAN TAYANGAN TV YANG
MENYESATKAN
Perlu dijelaskan di sini praktek-praktek mereka
antara lain
- Si dukun menjadikan silat gaib tenaga dalam sebagai silat karena khoddam,
padahal silat gaib itu hanya karena adanya getaran
energi listrik tubuh (aura) yang sedang aktif. Memang menggunakan doa/zikir
untuk membersihkan dari kekuatan jahat syetan yang bisa masuk saat itu dan
juga agar kekuatan energi listrik tubuh itu lebih bermanfaat. Jadi silat gaib
tanpa doa/zikir pun bisa bagi yang sudah mengetahui cara-cara pembangkitan
tenaga dalam alami tubuh
- Si dukun sering menggunakan sulap sebagai penarik minat agar dianggap
sakti padahal itu hanya sulap saja
- Ilmu gaib itu ada 2, 1) ilmu gaib yang hanya ALLAH yang tahu seperti
mengetahui hari,tanggal, jam, menit, detik terjadinya kiamat. 2) Gaib yang
diketahui oleh makhluk ALLAH arena ALLAH menunjukkan yang gaib itu kepada
makhluk-Nya. Seperti Nabi Muhammad SAW bisa melihat malaikat dan jin. Contoh
lain orang kadang bisa melihat jin di suatu tempat
dengan tidak sengaja, orang bisa mengetahui kejadian yang mau terjadi padahal
belum terjadi
dan lain-lain. Jadi jangan mengambil dalil dari satu dalil
saja seolah yang tahu GAIB itu hanya ALLAH saja. Sifat JA-IZ ALLAH (boleh
berbuat boleh tidak), ALLAH boleh menjadikan makhluknya tidak mengetahui dan
mengetahui suatu hal yang gaib. Jika menyatakan yang tahu gaib saja hanya
ALLAH dan Rasul-Nya, seolah ALLAH tidak mampu menjadikan makhluk-Nya yang lain
mengetahui yang gaib
- Jangan percaya kepada dukun / manusia yang dia bilang bisa melihat jin.
Bisa jadi dia bisa melihat memang ALLAH beri anugrah, bisa juga mereka hanya
demi profesi sehingga berani berbohong. Tapi jika melihat jin terus menerus
dan bisa melihat semua golongan jin ini pasti bohong, karena jika bisa, pasti
dia terhindar dari perbuatan haram karena jin tidak mungkin mengganggunya
karena terlihat olehnya
- Kesurupan yang sering ditayangkan di TV banyak bohongnya
- Menarik pusaka banyak dilakukan dengan trik-trik sulap dan trik kamera
- Pengobatan dengan ilmu gaib seperti operasi dengan jari / cutter, keris
banyak bohongnya. Mereka menggunakan trik-trik sulap demi profesi mereka
- Kalau ada pengajian yang isinya tentang ilmu gaib, kesaktian dll sebaiknya
diajarkan ilmu-ilmu tersebut dari segi akidah dan syari'atnya, bukan dilakukan
demi profesi, nama baik sehingga menarik banyak peminat dan agar terkenal. Al
Qur'an memang bisa dgunakan untuk menyelesaikan masalah duniawi tapi dengan
cara-cara yang benar
- Pengobatan dengan cara memindahkan penyakit ke binatang ini menyalahkan
syari'at karena Nabi SAW bersabda LAA DHOROORO WALAA DHIROOR
(Jangan ada bahaya dan jangan membahayakan) atau
kaidah fiqih ADH DHOROORU LAA YUZAALU BI-DHOROOR (bahaya
jangan dihilangkan dengan bahaya). Maksudnya penyakit boleh dihilangkan tapi
jangan dilemparkan ke binatang karena itu membahayakan binatang. Jadi memindahkan penyakit ke binatang hukumnya
haram
- Jika seorang paranormal melakukan acara pengajian atau tasawuf, maka
jangan didatangi kecuali kita tahu paranormal ini kuat dan benar akidah dan
syari'atnya. Sebab ada seorang paranormal terkenal yang menjadikan pengajian
tasawuf sebagai sarana prakteknya. Jika paranormal tersebut benar akidah, syari'at dan tasawufnya maka tidak
mungkin mereka masih melakukan ilmu perdukunannya yang jelas menyimpang dari
ajaran Islam
- Tidak boleh mengkultuskan guru. Yang boleh adalah menghormati guru dan
memulyakan sebagai makhluk, bukan sebagai Tuhan dan menyamai ALLAH. Boleh
menghadiahkan al fatihah buat guru atau hadiah pahala lainnya sebagai tindakan
wasilah / tawassul atau tabarruk, karena ini dibolehkan oleh agama Islam,
dengan syarat guru tersebut berakidah kuat, berakhlak solih sehingga kita
patut berwasilah dengannya. Contohnya guru kita seorang waliyyullaah.
- Jangan mengambil dalil dari satu sisi saja, karena bisa menyesatkan. Ikuti
ajaran ulama solih dari zaman dulu seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam
Syafi'i, Imam Ahmad bin Hambal, Imam Abu Hasan Al Asy'ari, Imam Ghozali, Imam
Ibu Hajar, Imam Jalaluddin As Suyuthi dll yang terbukti soleh dan benar
akidahnya. Jangan bertindak sebagai mujtahid padahal ilmu kita tidak sesuai
syarat menjadi mujtahid.
- Jangan lekas menuduh orang itu kafir atau syirik
sebelum jelas kafir dan syiriknya. Nabi SAW bersabda
"MAN QOOLA LI-AKHIIHI YAA KAAFIR FAHUWA KAAFIR" (Barang siapa
yang berkata 'Wahai orang kafir' kepada saudaranya - seiman - maka orang yang
berkata 'Wahai kafir' tersebut menjadi kafir)
Demikian semoga bermanfaat
WALLAAAHU A'LAM BISH SHOWAAB
Disampikan kembali oleh Pengasuh dari taqoruban.com
|
|